SUARA INDONESIA BOJONEGORO

Masifkan Program Sertakan Melalui Trofeo Jamsostek

Redaksi - 25 October 2023 | 18:10
Advertorial Masifkan Program Sertakan Melalui Trofeo Jamsostek
Penyerahan simbolis kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan program Sertakan di Bojonegoro. (Foto: BPJS Ketenagakerjaan/Suaraindonesia.co.id)

BOJONEGORO, Suaraindonesia.co.id - Dalam rangka mendorong akselerasi cakupan kepesertaan, BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) memperkenalkan program Sertakan yang merupakan singkatan dari Sejahterakan Pekerja Sekitar Anda pada stakeholder di Kabupaten Bojonegoro.

Program ini mengajak seluruh pekerja formal yang telah terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan untuk turut peduli terhadap perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi pekerja informal yang berada di sekitar mereka.

Kampanye program Sertakan ini dikemas dalam kegiatan olahraga futsal bertajuk Trofeo Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, yang diikuti juga oleh BPJS Kesehatan dan Bank Syariah Indonesia.

Di samping berkompetisi futsal, pada kegiatan ini juga telah dilakukan penyerahan secara simbolis kepesertaan melalui program Sertakan yang merupakan wujud nyata atas komitmen dari seluruh stakeholder yang hadir untuk memberikan perlindungan pekerja di sekitarnya.

Selain itu, dalam kegiatan ini juga mewajibkan seluruh peserta yang hadir untuk memiliki Jamsostek Mobile (JMO) dan Mobile JKN sebagai dukungan atas digitalisasi atas pelaksanaan Jaminan Sosial di Indonesia.

Program Sertakan ini merupakan salah satu inisiasi dari BPJamsostek untuk mewujudkan universal coverage atas Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Indonesia yang saat ini masih sangat besar gap-nya khususnya pada kepesertaan di sektor Bukan Penerima Upah atau informal.

Menurut data Badan Pusat Statistik, jumlah pekerja informal di Kabupaten Bojonegoro berjumlah 272 ribu pekerja, namun tidak lebih dari 6 persen yang telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Dukungan atas kegiatan ini pun disampaikan oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bojonegoro, Sistri Sembodo. “Sebagai saudara kembar yang lahir dari Undang-undang yang sama, yaitu UU No 24 Tahun 2011, kita harus saling bersinergi untuk mewujudkan cita-cita terwujudnya universal coverage bagi seluruh rakyat Indonesia," ujarnya.

Hal senada disampaikan Kepala Cabang Bank Syariah Indonesia, Riyanto, yang mengungkapkan Bank BSI sangat siap untuk mendukung dan bersinergi sesuai tupoksi masing-masing, sehingga sinergi ini berdampak baik bagi semua pihak yang terlibat.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dalam program Sertakan ini. Dengan Rp 16.800,- per bulan kita sudah bisa membantu melindungi pekerja di sekitar kita dengan mengikutsertakannya dalam Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM), sehingga mereka merasa aman dalam bekerja dan tanpa perlu khawatir jika ada risiko kerja yang terjadi pada pekerja tersebut," jelas Rd Edi Sasono, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bojonegoro.

Melalui kesempatan ini, Rd Edi Sasono pun mengajak institusi lainnya di Kabupaten Bojonegoro untuk bergabung dalam program Sertakan ini. 

Diharapkan dengan terdaftarnya pekerja dalam program ini akan membuat pekerja merasa aman dalam bekerja, sehingga mereka dapat fokus meningkatkan produktivitas kerjanya dan pada akhirnya berkontribusi positif terhadap pembangunan di Kabupaten Bojonegoro. (Adv) 

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Redaksi
Editor : Satria Galih Saputra

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya