SUARA INDONESIA BOJONEGORO

Pengembangan Aplikasi E-Mamin dan E-MBLB Berikan Kemudahan Pembayaran Pajak Warga Bojonegoro

- 19 February 2021 | 19:02
Pemerintahan Pengembangan Aplikasi E-Mamin dan E-MBLB Berikan Kemudahan Pembayaran Pajak Warga Bojonegoro
Ibnu Suyuti sampaikan ke OPD kaitan pengembangan aplikasi e-mamin dan e-MBLB

BOJONEGORO, Sejak dilaunching oleh Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah pada 30 Desember 2020 lalu, Aplikasi E-Mamin dan E-MBLB telah resmi digunakan oleh seluruh OPD, Desa/Kelurahan dan Lembaga Penerima Dana BOS di Kab. Bojonegoro dalam pembayaran pajak.

Launching Aplikasi yang dilaksanakan di Gedung Pemkab lantai empat, dihadiri oleh Sekretaris Daerah dan Kepala OPD, sekaligus melaunching Konfirmasi Status Wajib Pajak Daerah (KSWPD) guna memudahkan pelayanan pajak dan meningkatkan PAD.

Disampaikan Kepala Bapenda Ibnu Suyuti, bila pemanfaatan aplikasi E-Mamin telah memasuki pertengahan bulan kedua tahun ini, tercatat 30% dari total OPD telah melaporkan pajak Mamin hingga minggu kedua bulan februari tahun 2021. Sedangkan untuk Desa/Kelurahan serta lembaga pendidikan penerima dana Bos angkanya belum signifikan yaitu 10%.

"Hal ini disebabkan pembayaran mamin yang bersumber dari APBDes dan dana Bos biasanya dibayarkan pada akhir tahun anggaran," ucapnya Jum'at (19/02/2021).

Selain itu, Kepala Bapenda menyebutkan bahwa target pembayaran pajak oleh OPD hingga pertengahan bulan ini masih perlu ditingkatkan. E-Mamin dan E-MBLB adalah strategi Pemkab Bojonegoro untuk tetap produktif dan aman dimasa pandemi, selain itu menumbuhkan sikap transparan dan akuntable terkait pembayaran pajak daerah.

 "Sebagaimana arahan Bupati Bojonegoro agar pembayaran pajak dijalankan secara tertib tanpa terkecuali. Maka efektifitas dan efisiensi waktu dapat diperoleh oleh semua pihak," terangnya.

Dirinya menambahkan bahwa memaksimalkan perkembangan teknologi sebagai penatausahaan pajak daerah baik dari sisi pelaporan, penetapan sampai penagihan, merupakan alat bantu yang sesuai di era sekarang dan dimasa pandemi seperti ini. Sekaligus untuk menggali sumber-sumber pendapatan daerah yang bersumber dari pajak daerah dalam mendukung semangat kemandirian keuangan daerah.

"Aplikasi ini termasuk Pengembangan Fitur dari yang sebelumnya. Kami siap mendukung kelancaran penggunaan aplikasi ini, dan harapannya terbangun kerja sama yang baik," tukasnya.

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta :
Editor :

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya