SUARA INDONESIA
Banner

Adanya SPMP Sebesar 95 Ribu di SMAN Kedungadem, Begini Penjelasan Kepala Sekolahnya

BOJONEGORO, Adanya uang pembayaran Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan (SPMP) di SMAN Kedungadem, Kepala Sekolah (Kepsek) Ali Sufyan beri penjelasan saat dikonfirmasi melalui WhatsApp.

"Biaya Penunjang Operasional Penunjang Pendidikan (BPOPP) hanya cair tiga bulan, yakni Oktober, November dan Desember," ungkapnya Jum'at (04/12/2020).

Diungkapkan, bila adanya permintaan uang sumbangan disebabkan belum cairnya BPOPP pada bulan Juli, Agustus dan September. Ihwal sumbangan sudah melalui rapat komite serta orang tua wali murid.

"BPOP sudah pasti tidak cair, bahkan semua sekolah di Jatim tidak cair semua. Sehingga kami adakan rapat guna pinta sumbangan sebesar yang tidak cair," ujarnya.

Terpisah, Ahmad Supriyanto dari Komisi C DPRD yang membidangi salah satunya pendidikan sampaikan bila adanya uang sumbangan seperti itu sebenarnya tidak diperbolehkan.

"Gak boleh itu, cuman kewenangan ada di Provinsi," jawabnya singkat melalui pesan WhatsApp.

Seperti diketahui, SMAN Kedungadem pinta sumbangan sebesar 95 ribu, tapi sudah melalui rapat dengan komite serta orang tua wali murid.

Padahal Gubernur Jatim Khofifah Indra Parawangsa telah menegaskan jika sekolah (Negeri) tidak diperbolehkan lakukan pungutan kepada siswa/i khususnya peserta didik baru dalam bentuk dan nama apapun.


Apa Reaksi Anda?