SUARA INDONESIA
Banner

Inilah Harapan Besar dibalik Megahnya SDN Dolokgede-Tambakrejo

BOJONEGORO, Terselip sebuah pesan dan harapan dibalik megahnya gedung SDN Dolokgede Kecamatan Tambakrejo usai peresmian serta serah terima bangunan.

Kata Bupati Anna Mu'awanah, jika pembangunan ini tidak lain berkat perjuangan dari Pratikno selaku Mensesneg (Menteri Sekretaris Negara) juga putra daerah didukung oleh Tanoto Foundation.

"Pencanangan pembangunan ini adalah suatu sinergisitas baik antara Pemerintah dengan pihak swasta," ucapnya usai peresmian Rabu (0/02/2021).

"Semoga kelengkapan semua fasilitas yang ada bisa memotivasi tenaga pengajar dalam lakukan KBM (Kegiatan Belajar Mengajar)," imbuhnya.

Lanjut Ari Gunadi direktur eksternal affair dari Tanoto Foundation, adanya pembangunan gedung baru tersebut dapat lebih tingkatkan semangat para tenaga pendidik dan anak didik.

"Kedepanya, juga berharap adanya kerjasama dengan Dinas Pendidikan kaitan peningkatan mutu tenaga pengajar," ujarnya.

Diungkapkan, bila Yayasan Tanoto Foundation adalah filantropi dimana harapan dari Sukanto Tanoto sebagai pendiri yayasan bergerak dalam bidang pendidikan.

"Keinginan pendiri yayasan tidak lain ingin berkolaborasi bersama pemerintah guna memajukan dunia pendidikan seluruh Indonesia," bebernya.

Ditempat terpisah, Dandi Suprayitno Kepala Dinas Pendidikan sampaikan bila bantuan dari Yayasan Tanoto Foundation adalah sebagai awal dari kelanjutan kerjasama nantinya.

"Kaitan fisik telah tercukupi, untuk mutu tenaga pengajar bakal kita tingkatkan untuk beri pembelajaran maksimal ke anak didik," tuturnya.

"Terkait kerjasama bakal kita komunikasikan lebih lanjut, tentunya semua bertujuan menyiapkan kader generasi emas Bojonegoro," sambungnya menegaskan.

Untuk diketahui, acara peresmian dan serah terima bangunan gedung baru tidak dihadiri Mensesneg (diwakili Hj. Kasminah, ibunda Mensesneg) tetap berlangsung dengan tetap jalankan protokol cegah Covid-19.

Selain gedung yang baru, kelengkapan sekolah dari tekhnologi hingga kesenian telah tersedia guna jalankan pendidikan walau masih pandemi Covid-19. Tentunya sesuai protokoler dari Kementerian Pendidikan, yakni belajar melalui daring.


Apa Reaksi Anda?